Jumat, 09 April 2010

dream-the cranberries

Oh, my life is changing everyday,
In every possible way.
And oh, my dreams, it's never quiet as it seems,
Never quiet as it seems.

I know I've felt like this before, but now I'm feeling it even more,
Because it came from you.
And then I open up and see the person falling here is me,
A different way to be.

Ah, la da ah...
La...

I want more imposible to ignore,
Imposible to ignore.
And they'll come true, impossible not to do,
Impossible not to do.

And now I tell you openly, you have my heart so don't hurt me.
You're what I couldn't find.
A totally amazing mind, so understanding and so kind;
You're everything to me.

Oh, my life,
Is changing every day,
In every possible way.

And oh, my dreams,
It's never quiet as it seems,
'Cause you're a dream to me,
Dream to me.

Ah, da, da da da, da, la...

5cm :DD


adapted from Novel “5 Cm”, ketika Ian diuji oleh dosennya tentang IQ dan EQ. dan sekarang gua lagi dalam proses pembacaan haha telat bgt ani_pif.gif image by forsakendoll





“IQ tahu..?”

“Intellectual quotient…”

“itu mah kepanjangannya. Artinya apa ?’

Ian mencoba menjawab. “Tingkat kecerdasan seseorang yang diukur memakai derajat kecerdasan intelektual, bisa dites pakai tes IQ, pokoknya kecerdasan yang menyangkut aspek-askpek nyata manusia. Misalnya, dalam menerima dan menangkap pelajaran. Intinya, kebanyakan orang yang IQ-nya tinggi pasti bisa dibilang pinterlah, Pak. Kecerdasan rasioanal, dua tambag dua sama dengan empat.”

Kalo EQ..?”

Emotional Quotient…adalah tingkat ukur buat Emotional Intelligentatau kecerdasan emosional, yang sudah diakui lebih penting daripada IQ karena Kecerdasan emosional mengambil aspek-aspek tidak nyata dari kecerdasan manusia…”

“Kenapa EQ lebih penting daripada IQ ?”

“karena EQ memberikan gambaran tentang sikap manusia akan dirinya yang sudah pasti punya emosi. Emosi inilah yang memegang peranan penting bagi manusia karena emosi kalo bisa dikendalikan akan sangat membantu manusia, dan kalo tidak bisa dikendalikan maka akan sangat berbahaya.”

“Contohnya…”

“Seorang mahasiswa yang pintar banget-pintar fisika, matematika dan semuanya yang selalu dapat nilai A, suatu hari dia dapat nilai B dari profesornya. Emosinya pun meluap dan langsung mengambil pisau untuk menusuk dosennya…”

“Tapi kan dia cerdas…”

“Dia memang cerdas. Kalo nggak cerdas banget gimana bisa dapat nilai A terus? Tapi dia nggak cerdas secara emosi. IQ-nya tinggi tapi EQ-nya jongkok”

“Emosi bisa ditolak nggak..?”

“Nggak. Emosi
nggak kulunuwun, Pak. Kalo dateng, ya tau-tau dateng aja da ngga nyadar kita sudah emosi. Emosi ngga bisa ditolak, cuma bisa dikendalikan makanya kita perlu punya EQ juga, bukan hanya IQ.”

“Otak menurut penelitian terakhir terbagi menjadi berapa.?”

“Dua !”

“Apa aja ?”

“Otak rasional namanya
Neocortex, delapan puluh persen dari otak adalah Neocortex.”

“Satu lagi…”

“Nah ini dia, Pak. Namanya
Limbic System, Otak Emosional kita, dari sini semua emosi berasal. Limbic system hanya punya tempat dua puluh persen di otak, tapi megang peranan yang sangat penting. DiLimbic system, emosi dateng tanpa undangan atau SMS atau nelpon dulu. Makanya, kalo mau ngendaliin sesuatu kita harus tau tempatnya di mana. Jadi, kalo kita emosi berarti Limbic System kita lagi kerja. Limbic system kecil-kecil cabe rawit. Kalo nggak hati-hati sama dia bisa bahaya.”



“Ada dua skills atau keahlian yang diperlukan di kecerdasan emosional. Apa saja ?”

Intrapersonal Skills sama Interpersonal skills, Pak ! Yang suka ada di kolom lowongan kerja itu lho…good intrapersonal and Interpersonal skills..”

“Interpersonal skills itu apa ?”

“Kemampuan manusia untuk bergaul, mengerti emosi orang lain, membaca emosi yang terjadi di sekitarnya, kemampuan manusia untuk memahami orang lain, dan mengerti orang lain, kalo bahasa anak mudanya kemampuan untuk ngga jadi orang yang “garing”

Gue juga tua-tua gini tahu arti “garing”, emang lo doang ? batin sang dosen yang diam-diam bangga sama mahasiswanya ini.

“Kalo Intrapersonal Skills ?”

“Kemampuan manusia untuk mengerti dan mengendalikan emosi yang lagi ada dalam dirinya. Kalo tadi Interpersonal keluar diri, yang sekarang intra ke dalam diri sendiri. Contohnya, n
gga langsung down kalo ada masalah, selalu bersemangat, tekun, kalo lagi ada masalah langsung bangkit bukannya tenggelam dalam pikiran negatif, selalu bangkit lagi, nggak pernah nyerah kalo ada masalah, ngga pernah nyerah kalo nemuin hambatan, Pak………

SUKA bgt sama yang ini haha :D sebelumnya gaktau apa artinya -_- apalagi pas ada esq apa isq itu huehe ya lumayanlah

Selasa, 06 April 2010

different





emang beda bgt ya dulu dan dulunya lagi,sekarang udah kaya apa tau itu pasti -_-

Senin, 05 April 2010

"You will never be happy if you continue to search for what happiness consists of. You will never live if you are looking for the meaning of life."

Albert Camus


Biar jarang make plastik kalo abis belanja, gimana kalo kamu bikin ‘tas cantik’ yang pastinya sangat berguna untuk dibawa kemana-mana. Dengan bentuknya yang vintage, tas ini pastinya seru juga buat di mix and match dengan style kamu sehari-hari.
Kamu cuma perlu siapin:
1. T-shirt yang udah nggak kepake. T-shirt dengan motif yang seru atau oldskul pastinya bikin tas kamu nantinya makin seru!
2. Gunting, benang dan jarum
Cara bikinnya:
1. Gunting kedua lengan bajunya.
2. Lalu gunting juga bagian kerah leher bajunya, membentuk pegangan seperti kantong kresek.
3. Karena bagian samping baju udah terjahit, kamu cuma perlu jahit bagian bawah bajunya. Kamu bisa jahit sendiri, kalo emang jago jahit ya. Atau kalo mau lebih simpel dan rapi hasilnya, kamu bisa menggunakan jasa tukang jahit, minta tolong dijahitin deh. Kira-kira biayanya cuma Rp.10.000an kok. Bisa-bisanya kamu bargain aja (nawar ke tukang penjahitnya). Trus jadi deh tas kantong ajaib kamu? Hihi..Tas ini bisa kamu bawa ke mana aja, ke swalayan, ke kampus, jalan-jalan..pokoknya berguna. Nggak perlu lagi deh yang namanya pake kantong plastik =)